BANTUL -- Suasana khidmat sekaligus meriah menyelimuti malam puncak Perkemahan Akhir Tahun (PERMATA) 2026 SMK Negeri 1 Sedayu yang berlangsung di Bumi Perkemahan Lembah Merapi, Nganggring, Girikerto, Turi, Sleman, Rabu, 22 April 2026.
Kegiatan diawali dengan prosesi api unggun yang menjadi simbol semangat kepramukaan dan pelestarian budaya bangsa. Dalam upacara adat ambalan, lima petugas yang melambangkan nilai-nilai Pancasila berjalan menuju pusat lapangan untuk melakukan penyulutan api.
Dalam suasana hening, sesepuh menyampaikan petuah “Memayu Hayuning Bawana, Ambrasta Dur Hangkara” sebagai pengingat untuk menjaga keharmonisan dan mengendalikan sifat angkara murka. Penyulutan api ditandai dengan turunnya api dari atas sebagai simbol cahaya kehidupan dan tuntunan nilai luhur.
Saat api mulai menyala, sorak sorai dan tepuk tangan dari 444 peserta memecah dinginnya malam lereng Merapi. Kobaran api menjadi simbol semangat yang tak padam, persatuan, serta sarana refleksi diri dan penguatan karakter bagi seluruh peserta.
Usai prosesi api unggun, kegiatan dilanjutkan dengan Pentas Seni yang berlangsung di pendopo utama hingga tengah malam. Seluruh peserta tampak duduk melingkar mengelilingi api unggun sambil menikmati berbagai penampilan dari masing-masing sangga.
Beragam pertunjukan ditampilkan dengan penuh kreativitas, mulai dari tarian tradisional, paduan suara, musik akustik, hingga puisi budaya. Suasana semakin meriah dengan penampilan Tari Kecak dari sangga kerja yang dibawakan secara kompak, diiringi seruan khas yang menggema di area perkemahan.
Pentas seni ini menjadi wadah bagi anggota pramuka penegak untuk mengekspresikan bakat, melatih keberanian tampil di depan umum, serta memperkuat kerja sama tim dan kebersamaan. Kegiatan ini juga menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya bangsa sesuai dengan tema “Melangkah Bersama Menjaga Kebudayaan Bangsa.”
PERMATA 2026 diikuti oleh 444 peserta dengan dukungan 44 sangga kerja yang telah mempersiapkan kegiatan secara terencana. Selama tiga hari pelaksanaan, peserta mendapatkan pengalaman yang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga bermakna dalam membentuk kemandirian, kedisiplinan, dan kecintaan terhadap budaya Indonesia.
Dengan suasana alam lereng Merapi yang sejuk namun hangat oleh kebersamaan, rangkaian malam puncak berlangsung lancar dan memberikan kesan mendalam bagi seluruh peserta. Kegiatan akan ditutup pada keesokan harinya dengan upacara penutupan sebelum peserta kembali ke pangkalan SMKN 1 Sedayu.




0 Komentar