Gudep SD Negeri Ngasinan Sukses Selenggarakan Perjusa, Peluatangan Budaya Nusantara

BANTUL -- Gugus Depan Bantul 17.009-17.010 Pangkalan SD Negeri Ngasinan sukses menyelenggarakan Perkemahan Jumat-Sabtu (Perjusa) pada tanggal 24 hingga 25 April 2026 di lingkungan sekolah.

Dengan mengusung tema "Petualang Budaya Nusantara", kegiatan yang diikuti oleh puluhan peserta ini menjadi ajang penguatan karakter dan kemandirian bagi para peserta didik. Perjusa SD Negeri Ngasinan diikuti 60 peserta, terdiri dari 31 anggota kelas 4 dan 29 anggota kelas 5.

Upacara pembukaan dipimpin langsung oleh Kepala SD Negeri Ngasinan, Kak Zudiyah, S.Pd. selaku Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan (Kamabigus.

Dalam amanatnya, Kak Zudiyah menyampaikan bahwa Perjusa bukan sekadar kegiatan berkemah biasa, melainkan sebuah laboratorium karakter bagi anggota gugus depan.

"Harapannya, kegiatan ini menjadi tempat bagi adik-adik untuk berlatih menambah pengetahuan, memupuk rasa kemandirian, serta mengimplementasikan materi Pramuka yang selama ini telah dipelajari dalam latihan rutin," ungkapnya.

Selama dua hari satu malam, para peserta mengikuti berbagai agenda yang padat dan menarik. Jalan malam, unjuk bakat dalam pentas seni, hingga pembekalan teknik kepramukaan (tekpram). Tidak hanya itu, kemandirian siswa juga diuji melalui lomba memasak dan ketangkasan di area gamezone.

Puncak acara terjadi pada Jumat malam saat agenda api unggun dilaksanakan. Di tengah suasana khidmat tersebut, dilaksanakan pula prosesi Pelantikan Penggalang Ramu. Sebanyak 10 anggota resmi dilantik setelah dinyatakan berhasil menyelesaikan seluruh poin dalam Syarat-syarat Kecakapan Umum (SKU) Penggalang.

Kegiatan diakhiri dengan upacara penutupan pada hari Sabtu. Dalam pesan penutupnya, Kak Zudiyah kembali menekankan pentingnya menerapkan nilai-nilai kepramukaan di luar lingkungan perkemahan.

"Anak-anakku sekalian, seperti tujuan awal kita, semoga setelah ini kalian bisa mengimplementasikan ilmu dan pengalaman yang didapat selama dua hari ini ke dalam kehidupan sehari-hari," ujar Kak Zudiyah.

Pewarta: Muh. Ridho Arsalan

Posting Komentar

0 Komentar