Sukses Digelar di Wonogondang, Bantaro Camp XXVI SMAN 2 Banguntapan Latih Kemandirian Penegak

BANTUL -- Gugus Depan Bantul 05069-05070 Ambalan Diponegoro dan Dewi Sartika pangkalan SMA Negeri 2 Banguntapan sukses menyelenggarakan Bantaro Camp XXVI.

Perkemahan besar ini berlangsung selama tiga hari dua malam, mulai Jumat hingga Minggu, 15 sampai dengan 17 Mei 2026, bertempat di Bumi Perkemahan Wonogondang, Cangkringan, Sleman.

Kegiatan yang diikuti oleh Pramuka Penegak kelas 10 ini bertujuan untuk membentuk karakter yang mandiri, disiplin, berwawasan luas, serta mempererat tali persaudaraan antarsangga.

Rangkaian kegiatan dimulai pada Jumat, 15 Mei 2026 dengan prosesi check-in dan pemberangkatan dari sekolah. Setibanya di Bumi Perkemahan Wonogondang, para peserta langsung bergotong-royong mendirikan tenda sangga masing-masing.

Siang harinya, Upacara Pembukaan berlangsung dengan khidmat. Upacara ini ditandai dengan Upacara Adat Ambalan Diponegoro dan Dewi Sartika berupa prosesi tancap pusaka, serta Penyematan Tanda Peserta secara simbolis oleh pembina upacara. Memasuki sore hari, keseruan berlanjut dengan agenda "Ekspedisi ID Card" sebelum para peserta beristirahat pada malam harinya untuk memulihkan stamina.

Sabtu, 16 Mei 2036 menjadi momen yang paling padat dan memicu adrenalin. Dimulai sejak pukul 04.00 WIB, peserta mengawali hari dengan keperluan MCK, dilanjutkan dengan Lomba Masak dan Kegiatan Rappelling—sebuah uji nyali yang diwakili oleh satu orang dari setiap sangga.

Setelah menyegarkan badan melalui senam pagi, para peserta langsung bergegas mengikuti Jelajah Pagi, sebuah petualangan menyusuri rute alam Wonogondang untuk menguji kekompakan serta keterampilan teknik kepramukaan.

Tak berhenti di situ, siang hingga sore hari diisi dengan berbagai kompetisi sengit antarsangga, yang meliputi Lomba Hasta Karya dan Lomba Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K).

Puncak dari Bantaro Camp XXVI berlangsung pada Sabtu malam. Di tengah dinginnya udara lereng Gunung Merapi, kobaran Upacara Api Unggun yang megah berhasil menghangatkan suasana. Acara malam puncak tersebut berlangsung sangat meriah dan penuh keakraban dengan ditampilkannya ajang Pentas Seni dari masing-masing kelas.

Pada hari terakhir, Minggu, 17 Mei 2026, peserta menyegarkan diri lewat games kelompok. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan agenda "Bubrah Markas" untuk membongkar tenda dan membersihkan area tapak kemah secara gotong-royong.

Bantaro Camp XXVI resmi berakhir melalui Upacara Penutupan yang disertai dengan prosesi pencabutan pusaka adat ambalan. Momen mendebarkan terjadi sesaat setelah upacara, yaitu pengumuman juara dari berbagai kategori lomba yang telah diikuti selama tiga hari berturut-turut.

Sorak-sorai kemenangan dari sangga-sangga terbaik menutup seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh kebanggaan, sebelum akhirnya seluruh peserta bertolak kembali ke sekolah.

Pewarta: Mutiara Adelia

Posting Komentar

0 Komentar