Kwarran Kasihan Gelar Jambore Ranting 2026, Usung Tema : Ceria, Disiplin, dan Berbudaya

BANTUL -- Kwartir Ranting (Kwarran) Gerakan Pramuka Kasihan menyelenggarakan Jambore Ranting Tahun 2026 di Bumi Perkemahan (Buper) Dewikasari Kalakijo, Pajangan, Bantul. Kegiatan dilaksanakan selama dua hari, dari tanggal 1 sampai dengan 2 Agustus 2026.

Tujuan dari kegiatan ini adalah dalam rangka membentuk karakter penggalang yang mandiri, tangguh, tanggung jawab, disiplin, berani, dan berbudaya.

Salah satu kegiatan yang spesial pada Jambore Ranring kali ini adalah memasukkan materi khas Ke-Jogjaan dalam kegiatan yaitu melafalkan Tri Satya dalam bahasa Jawa Krama Inggil. Melalui Pendidikan Khas Ke-Jogjaan ini diharapkan peserta turut serta melestarikan budaya Yogyakarta.

Selain PKJ kegiatan pendukung lain dalam rangka nguri-uri kearifan lokal adalah kreasi kuliner berbahan ubi atau singkong untuk dimasak dan disajikan dengan inovasi, namun tetap memperhatikan kekhasan kearifan lokal.

Kegiatan dihadiri oleh jajaran Majelis Pembimbing Ranting (Mabiran) dan Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan (KaMabigus) se-Kapanewon Kasihan.

Kegiatan diikuti oleh 416 peserta pramuka penggalang dari tingkat ramu dan rakit. Kegiatan dikemas dengan mengusung tema Ceria, Disiplin, dan Berbudaya. Dinamika dalam kegiatan tersebut disambut dengan antusias oleh peserta.

Kegiatan dibuka secara resmi dengan upacara yang penuh khidmat, ditandai penyematan tanda peserta oleh Kak Martono, M.Pd. selaku Ketua Kwarran Kasihan.

Aktivitas di Jambore Ranting ini meliputi tali temali, pioneering, teknologi tepat guna, menaksir ketinggian, Pendidikan Khas Kejogjaan, KIM, sandi, yel-yel, semaphore, kreasi kuliner, bivak survival, poster, dan pentas seni kontingen.

Selain itu ada juga kegiatan alam yang menantang untuk melatih keterampilan dan ketangkasan dalam menghadapi situasi dan kondisi di alam sekitar, sehingga menuntut peserta adaptif terhadap hal itu.

Pewarta
Cicilia Fitriana

Editor
Praja

Posting Komentar

0 Komentar