BANTUL -- Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Bantul menggelar Technical Meeting JOTA–JOTI 2026 secara daring via Zoom Meeting pada Sabtu, 10 Oktober 2026 malam. Pertemuan ini menjadi langkah awal dalam mempersiapkan para anggota Pramuka Bantul sebelum terjun langsung ke ajang tahunan yang bakal berlangsung pada 16–18 Oktober mendatang.
Acara yang dipandu oleh Kak Adri dari Dewan Kerja Cabang (DKC) Bantul ini dimulai pukul 19.15 WIB. Pembukaan diawali dengan sambutan Ketua Sangga Kerja, Kak Marisa. Ia berharap sesi kali ini bisa membantu peserta yang masih awam agar lebih paham mengenai teknis dan arahan kegiatan utama nanti.
Masuk ke sesi materi pertama, Kak Suraji dari ORARI menyampaikan seluk-beluk seputar JOTA (Jamboree On The Air). Sesi ini membekali peserta dengan dasar komunikasi amatir radio, mulai dari Basic Operating Procedure, etika berbicara, teknik radio, cara membaca call sign, hingga metode pelaporan.
Tidak lupa, beliau juga mengenalkan Kode Q, Message Handling, Kode Etik Amatir Radio,Fox Huting, dan NATO Phonetic Alphabet sebagai standar komunikasi radio tingkat internasional.
Materi kedua disampaikan oleh Kak Fuad selaku Andalan Cabang Urusan Penegak Putra yang fokus membahas JOTI (Jamboree On The Internet). Selain membeberkan perbedaan antara JOTA dan JOTI, Kak Fuad juga menuntun peserta memahami alur pendaftaran akun di situs jotajoti.info dan World Scouting.
Melalui kedua sesi materi tersebut, peserta diajak mengenali berbagai aktivitas seru di platform digital, mulai dari berinteraksi dengan sesama Pramuka dari berbagai belakangan negara hingga mengikuti kegiatan edukatif interaktif untuk memperluas jejaring persaudaraan global.


0 Komentar